BOM WAKTU DI ATAP SEKOLAH! Proyek Revitalisasi SD Negeri 242 & 260 Merangin, Pemasangan Ring Taso Baja Ringan Diduga Asal Jadi — Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Ambruk?

Terkini 04 Sep 2026 23:51 3 min read 434 views By Rudianto
BOM WAKTU DI ATAP SEKOLAH! Proyek Revitalisasi SD Negeri 242 & 260 Merangin, Pemasangan Ring Taso Baja Ringan Diduga Asal Jadi — Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Ambruk?
Kabar mengejutkan dan sangat meresahkan datang dari dua proyek strategis bantuan pusat, SD Negeri 242 Sinar Gading dan SD Negeri 260 Rawa Jaya, yang seharusnya menjadi kebanggaan warga dan tempat belajar aman bagi anak-anak, justru menyisakan kekhawatiran besar, Pantauan awak media di lokasi menunjukkan pemasangan rangka atap baja ringan terkesan dikerjakan asal jadi, tidak rapi, dan menyimpang dari standar konstruksi. Jika dibiarkan, bahaya bisa mengancam nyawa siswa, guru, dan siapa saja yang berada di bawahnya.

Lidikperistiwahukum, MERANGIN — Kabar mengejutkan dan sangat meresahkan datang dari dua proyek strategis bantuan pusat, SD Negeri 242 Sinar Gading dan SD Negeri 260 Rawa Jaya, yang seharusnya menjadi kebanggaan warga dan tempat belajar aman bagi anak-anak, justru menyisakan kekhawatiran besar, Pantauan awak media di lokasi menunjukkan pemasangan rangka atap baja ringan terkesan dikerjakan asal jadi, tidak rapi, dan menyimpang dari standar konstruksi. Jika dibiarkan, bahaya bisa mengancam nyawa siswa, guru, dan siapa saja yang berada di bawahnya.

4 KESALAHAN FATAL PEMASANGAN RING TASO — BAHAYA NYATA!

Ring taso adalah komponen vital penyangga struktur atap, berfungsi mengikat dan memperkuat seluruh rangka agar kokoh menahan beban angin, hujan, dan panas. Namun di kedua sekolah ini, ditemukan sejumlah kejanggalan serius:

1. Ring Taso Bukan di Titik Sambungan Utama

Banyak ring taso justru dipasang bukan di titik pertemuan batang kuda-kuda, sehingga fungsi pengikatnya menjadi tidak efektif sama sekali! Struktur jadi lemah dan mudah bergeser saat diterpa angin kencang atau beban atap bertambah!

 

2. Jarak Tidak Teratur Ada yang Rapat, Ada yang KOSONG!

Pemasangan terlihat tidak terukur dan sembarangan. Sebagian area terlalu rapat, sementara area yang justru paling membutuhkan penguatan malah tidak dipasang ring taso sama sekali! Beban atap jadi tidak merata  ini resep runtuhnya bangunan!    

 

3. Pola Pengikatan Tidak Membentuk Segitiga yang KAKU

Prinsip utama kekuatan rangka atap adalah pola segitiga yang kaku. Namun di sini, banyak batang yang saling bersilangan tanpa diikat sama sekali! Rangka atap bisa berubah bentuk kapan saja  berisiko ambruk sewaktu-waktu!

 

4. Miring & Hanya Mengikat Satu Batang  Cuma Formalitas!

Beberapa ring taso terpasang miring, tidak tegak lurus, bahkan ada yang hanya mengikat satu batang saja! Ini sama sekali tidak berfungsi sebagai penguat struktur hanya sekadar pameran agar terlihat selesai!

 

WARGA TANYA: SIAPA YANG MENGAWAL PROYEK UANG NEGARA INI?

Kondisi ini memicu kemarahan sekaligus kekhawatiran warga setempat dan mengatakan: "Ini proyek revitalisasi atau proyek asal jadi? Bayangkan kalau hujan deras atau angin kencang datang  atap ini bisa jatuh menimpa anak-anak kita! Di mana pengawas proyek? Tidak pernah naik ke atas untuk memeriksa? Siapa yang bertanggung jawab kalau ada korban?" ungkap salah satu warga yang memantau pembangunan tersebut dengan cemas.

HARUS DIPERBAIKI SEBELUM DITUTUP! JANGAN TUNGGU AMBRUK BARU BERTINDAK!

Para ahli konstruksi memperingatkan: kesalahan ini HARUS diperbaiki SEBELUM atap dipasang sepenuhnya! Jika sudah tertutup, kerusakan akan tersembunyi, biaya perbaikan berkali-kali lipat lebih mahal  dan risiko kecelakaan mengancam setiap hari!

 5 LANGKAH PERBAIKAN MENDESAK:

1.Pasang ring taso di SETIAP titik pertemuan batang kuda-kuda 2.Ratakan jarak sesuai standar konstruksi 3. Pastikan pola pengikatan membentuk segitiga yang kaku 4. Setiap ring taso harus tegak lurus & mengikat minimal dua batang 5.Lakukan pemeriksaan ulang menyeluruh sebelum penutupan atap

UANG RAKYAT HARUS BERKUALITAS, BUKAN ASAL JADI!

Proyek ini bersumber dari bantuan pusat  uang rakyat! Masyarakat menuntut pihak terkait  pemilik proyek, konsultan pengawas, hingga kontraktor  segera bertindak! Jangan biarkan bangunan yang seharusnya melindungi anak-anak justru menjadi bom waktu yang mengancam keselamatan mereka!

TETAP PANTAU! KESELAMATAN ANAK-ANAK TIDAK BISA DITAWAR! Jangan biarkan proyek selesai dengan cacat yang berbahaya! Transparansi & tanggung jawab HARUS ditegakkan!

Laporan ini dibuat demi kepentingan bersama dan keselamatan publik. Semoga menjadi perhatian semua pihak agar segera diperbaiki dengan standar yang benar!

Reporter : Rudianto

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Recent Articles