Lelisari Sang Akademisi Tangguh dan Oral Presentation Sampai Ditingkat Kementerian RI
Lidikperistiwahukum, Labuhanbatu – Tidak dipungkiri, akademisi wanita tangguh yang tidak pernah lelah melakukan kajian, penelitian, pengabdian dan berbagi ilmu pengetahuan di dalam forum formal dan nonformal hingga banyak menorehkan karya-karya ilmiyah dalam bentuk jurnal ditingkat nasional dan internasional dan bahkan sampai menjadi oral presentation diberbagai perguruan tinggi dan Lembaga non Pendidikan hingga ditingkat Kementerian Republik Indonesia.
Wanita akademisi yang memperoleh gelar Doktor dari Universitas Sumatera Utara (USU) Medan pada tahun 2018 lalu, saat dikonfirmasi Senin (04/07) mengatakan belajar tanpa batas usia dan terus berkontribusi untuk negeri adalah sikap totalitas yang terus diimplementasikan dalam berbagai bentuk kegiatan positif untuk turut dalam berkontribusi membangun bangsa.
Selain menjadi oral presentation di Balitbang hukum dan HAM Kementerian Hukum dan HAM Repubik Indonesia tahun 2021 dengan nama seminar Internasional Confrence Conference on Law dengan judul Bale Mediation as a Mediation Implementation Institution Based on Local Wisdom in, akademisi Lelisari juga berulangkali menjadi nara sumber diberbagai Perguruan Tinggi, termasuk diantaranya Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Riau Kepulauan pada tahun 2024 serta berbagai Perguruan Tinggi lainnya.
Tambahnya, pada tahun 2026 ini saya dapat dua hibah penelitian dari Kemenristek Dikti melalui aplikasi BIMA (Basis Informasi penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) sebagai ketua peneliti dengan skim Penelitian Fundamental Reguler dan Skim Penelitian Tesis Magister. Judul penelitian yang baru-baru ini dilaksanakan dengan biaya yang bersumber dari DIKTI adalah FGD (Forum Gorup Discussion) dengan judul Reforma Agraria Perkebunan Sawit Berbasis Program MB-MAYA (Membina dan Memberdaya) untuk Corporate Social Responcibility Berkeadilan di Kabupaten Labuhanbatu dan Pengaturan Hukum Anti Greenswoshing untuk mewujudkan tanggung jawab sosial dan lingkungan berkeadilan di Indonesia. Dalam tahun yang sama ini juga Lulus TOT PPNK program pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan angakatan ketiga puluh delapan LEMHANNAS RI di Jakarta.
Disela-sela kesibukan yang terus dilaksanakan, saya juga aktif sebagai Dosen Pasca Sarjana Universitas Labuhanbatu Rantau Prapat Sumatera Utara dan Saya juga sebagai asesor BKD (beban kinerja Dosen) aktif dari tahun 2021 sampai sekarang, ungkapnya.
Terpisah, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara yang dahulunya dikenal KOPERTIS wilayah I, Saiful Anwar Matondang mengatakan ia terus memberikan support kepada seluruh Akademisi, Dosen maupun Mahasiswa agar terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi agar study dan kegiatan ilmiyah maupun eksperimen dapat memberi dampak positif bagi generasi bangsa kedepan. (R01)
Komentar (0)
Belum ada komentar.